#Challange

[A to Z FlashFiction Challange] P for Photograph

20:33



A to Z Flash Fiction Challange

Day 3 'P'

'Photograph'



Tidak selamanya membenci itu baik dan tidak selamanya juga memaafkan itu merupakan hal buruk, kan?.




Benci. Setiap orang pasti pernah merasakan perasaan ini, tak terkecuali gadis cilik ini. Dia membenci bahkan mengutuk seorang wanita yang kini dengan tega meninggalkannya sendiri. Rasa benci itu semakin hari semakin menjadi hingga suatu ketika gadis ini benar-benar muak setiap kali ada orang yang bertanya mengenai keberadaan wanita itu dan apa yang terjadi terhadap wanita itu. Gadis ini mulai menutup dirinya, mulai menyibukkan dirinya, dan mulai melupakan segala kenangan manis mengenai wanita itu.

"Kenapa kau tidak memaafkan saja dia?" perkataan semacam itu acap kali terdengar ditelinga kanan maupun kiri gadis tersebut. Atau malah ada yang bertanya "Akankah kau memaafkannya kelak?". Gadis itu dengan datar menjawab pertanyaan itu, bahwa kapanpun dia tidak akan memaafkan seseorang yang sampai detik ini dia benci.

Sayangnya, Tuhan tidak menyukai perasaan yang sedang meradang dalam gadis itu. Suatu ketika, gadis ini dengan tidak sengaja membuka sebuah tumpukan album di lemari kamarnya. Ia mulai membolak-balikkan lembar demi lembar hitam yang terdapat di album tersebut. Senyum simpul merekah di bibirnya yang merah, matanya yang bulat mulai dengan lincah menari nari ke kiri dan kekanan mengikuti irama jari yang sedang menulusuri satu demi satu foto yang tertempel disana.

Andaikan semua keindahan ini dapat ia dapatkan lagi dengan penuh ketulusan tanpa sebuah kepalsuan mungkin hidupnya akan lebih hidup. Melihat beberapa foto yang tertempel disana membuat perasaan benci pada wanita itu sedikit demi sedikit memudar. Tak seharusnya ia membencinya, karena bagaimanapun dia juga pernah membuatnya bahagia. Dan, tidak mengapa mengenai luka yang telah wanita itu toreh, itu hanya sebuah luka. Nanti waktu akan mampu menyembukannya, bukankah begitu?.

Kini, gadis itu hanya perlu memaafkan dan melupakan segalanya mengenai kepahitan hidupnya yang terdahulu. Dan untuk wanita yang pernah melukainya, ia berharap wanita itu dapat hidup baik dengan jalan yang sudah ia pilih. Akhirnya gadis ini pun tahu, tak selamanya membenci itu baik dan tidak selamanya juga memaafkan itu buruk.


img source : weheartit

You Might Also Like

0 comments